Pendakian Gunung Semeru: Rute Perjalanan, Estimasi Waktu, Tiket & Tips

Sedang Trending 6 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

Pendakian Gunung Semeru termasuk salah satu lokasi wisata menarik di Jawa Timur nan sudah sangat terkenal di seluruh Nusantara khususnya bagi para pecinta mendaki gunung. Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi nan ada di Pulau Jawa dengan ketinggian puncaknya mencapai 3.676 mdpl.

Hingga saat ini Gunung Semeru adalah salah satu gunung berapi paling aktif nan ada di Indonesia. Karena ketinggiannya nan di atas rata-rata, mendaki sampai ke puncak gunung ini dapat memberikan sensasi kepuasan tersendiri.

Selain itu pemandangan nan bakal di temukan di sepanjang jalur pendakian hingga ke puncak juga menjadi argumen Gunung Semeru banyak diminati oleh para pendaki.

Informasi Dasar

Lokasi: Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur
Jam operasional: setiap hari, 24 jam
Harga tiket: WNI Rp19 ribu pada hari biasa dan Rp24 ribu di akhir pekan, sedangkan WNA Rp210 ribu pada hari biasa dan Rp310 ribu di hari libur

Keindahan Wisata Gunung Semeru

keindahan Ranu Kumbolo via Instagram.com @erwin_armansyahkeindahan Ranu Kumbolo via Instagram.com @erwin_armansyah

Gunung Semeru secara administratif termasuk dalam wilayah dua kabupaten, yakni Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Gunung ini kerap menjadi sasaran para pendaki lantaran puncaknya nan paling tinggi di antara gunung lain di Pulau Jawa, sehingga bisa mencapai puncak Gunung Semeru adalah sesuatu kebanggaan tersendiri bagi mereka. Wisata Gunung Semeru juga terkenal dengan jalur pendakiannya nan indah.

Selama perjalanan mendaki ini Anda bakal dimanjakan dengan pemandangan alam pegunungan nan menakjubkan. Alamnya nan asri dan bagus membikin mendaki Gunung Semeru menjadi aktivitas paling disukai oleh para pecinta alam.

Di sepanjang jalur pendakian Anda bakal menemukan beberapa letak wisata Gunung Semeru nan sangat bagus di antaranya Ranu Pani, Ranu Kumbolo, Kalimati dan Puncak Mahameru. Tempat-tempat ini biasanya dijadikan titik pemberhentian dan juga tempat bermalam mendirikan tenda.

Anda bakal sangat dimanjakan dengan pemandangan alam nan ada di hadapan Anda ditemani dengan udaranya nan lumayan dingin.

Mendaki Gunung Semeru bukanlah perjalanan nan mudah. Anda kudu betul-betul menyiapkan kondisi corak nan prima sebelum memutuskan untuk ikut mendaki.

Pasalnya perjalanan hingga sampai ke Puncak Mahameru bisa menyantap waktu hingga 4 hari, lantaran itulah kekuatan corak dan stamina adalah kunci utama keberhasilan Anda. Bagi Anda nan mau mendaki Gunung Semeru berikut ini pedoman singkat nan mungkin berfaedah untuk Anda.

Baca juga: 14 Gunung Terindah & Terbaik di Jawa Tengah

5 Titik Jalur Pendakian Gunung Semeru

Jalur pendakian nan paling terkenal adalah jalur melewati Ranu Pani. Anda bisa berangkat dari Terminal Arjosari menuju ke Terminal Pasar Tumpang. Dari sana Anda sambung lagi perjalanan menumpang truk namalain menyewa angkot menuju ke Ranu Pani.

Di sini Anda bakal melewati pos pemeriksaan, di sini Anda bisa menyewa jasa angkat peralatan menuju ke pos penginapan, Anda bisa menginap semalam dan mulai mendaki besok paginya.

1. Ranu Pani

Ranu PaniRanu Pani via IG @kriswantoandreas

Ranu Pani merupakan titik di mana pendakian Anda dimulai. Dari Ranu Pani Anda bakal mendaki selama 4 jam melewati jalan setapak Jalur Watu Rejeng menuju ke Ranu Kumbolo. Alternatif lain Anda juga bisa melewati jalan nan biasa dilalui masyarakat agar lebih cepat, namun jalan ini relatif lebih curam dan ekstrim.

  • Menuju Pos 1 —> Dari ranu pani namalain pane, bisanya butuh waktu skeitar 1 jam untuk sampai di pos 1. Pendaki mesti melewati jalanan berbatu dan tetap belum terlalu menanjak. Kalau Anda merasa lapar namalain belum makan, Anda bisa makan di warung makan nan ada di ranu pane. Pendaki biasnaya menghabiskan waktu agak lama di gerbang pendakian adalah untuk berfoto.
  • Pos 1 ke Pos 2 —> Perjalanan selanjutnya adalah menuju ke pos 2, lamanya waktu perjalanan ini bisanya memerlukan waktu sekitar separuh jam saja untuk pendaki nan sudah mahir. Untuk jalanan nan kita lalui adalah jalanan tanah. Untuk rute ini juga tetap belum terlalu menanjak, tetap relatif mudah, namun Anda mesti berhati-hati lantaran ada lembah di bagian kiri jalan.
  • Pos 2 ke Pos 3 —> Selanjutnya adalah perjalanan menuju ke pos 3, untuk jalanan nan bakal kita lalui ini agak mirip dengan jalanan menuju pos 2 dari pos 1, namun jalanan nan bakal kita lalui ini agak lebih panjang serta agak memutar. Pendaki nantinya bakal disuguhkan oleh pemandangan rimba nan lebat dengan perkiraan waktu perjalanan sekitar 1 hingga 1,5 jam.
  • Pos 3 ke Pos 4 —> Untuk menuju ke pos 4 dari pos 3 ini butuh waktu sekitar 45 menit, namun dengan medan nan cukup susah lantaran mulai menanjak, memerlukan waktu sekitar 45 menit, perjalanan ini mulai cukup berat dengan jalur nan menanjak. Setelah Anda menyelesaikan jalur nan menanjak tajam, selanjutnya jalanan nan bakal Anda lewati justru menurun. Sebelum sampai di pos 4, nantinya Anda bakal disuguhkan pemandangan nan elok dari ranu kumbolo nan sudah bisa terlihat dengan jelas dari kejauhan.
  • Pos 4 ke Ranu Kumbolo —> Salah satu spot pemberhentian favorit menuju puncak semeru adalah  waduk Ranu Kumbolo nan sangat bagus sekali. Dari pos 4 hanya butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke waduk ranu kumbolo ini. Di sekitar Ranu Kumbolo sudah ada akomodasi toilet besar dengan tarif mulai Rp5 ribuan untuk buang air kecil.

2. Ranu Kumbolo

Papan petunjuk nan berada di dekat waduk Ranu KumboloPapan petunjuk nan berada di dekat waduk Ranu Kumbolo

Anda bisa beristirahat melepas capek setelah sampai di Ranu Kumbolo, di sini terdapat beberapa pondokan unik untuk rehat para pendaki. Anda juga bisa mendirikan tenda di tepi waduk dengan air nan cerah ini. Keindahan waduk Ranu Kumbolo bakal membikin Anda lupa dengan capek nan Anda rasakan.

  • Ranu Kumbolo ke Cemoro Kandang —> Setelah Anda rehat sejenak di waduk ranu kumbolo ini, maka Anda mesti kembali melanjutkan perjalanan menuju ke cemoro kandang nan butuh waktu sekitar 1 jam perjalanan. Menjelang sampai ke cemoro kandang ini, Anda bakal menemukan 2 spot menarik untuk Anda singgahi sejenak adalah Tanjakan Cinta dan Oro-Oro Ombo. Tanjakan Cinta ini merupakan tanjakan curam nan kudu dilewati jika mau sampai ke Oro-Oro Ombo. Kalau Oro-Oro Ombo sendiri merupakan padang rumput nan luas dan sangat elok dihiasi dengan pepohonan, oh ya, ada juga tanaman elok namun mematikan, Verbena brasiliensis.
Tanjakan CintaTanjakan Cinta
  • Cemoro Kandang ke Jambangan —> Selanjutnya, perjalanan dari cemoro kandang menuju ke Jambangan butuh waktu 2 jam perjalanan dengan ditemani oleh pepohonan nan lebat, jalanan nan bakal Anda lalui relatif bakal terus menanjak sehingga daya bakal terkuras lenyap di jalanan ini.
  • Jambangan ke Kalimati —> Selanjutnya dari Jambangan menuju ke Kalimati, Anda mesti melangkah sekitar 1 jam perjalanan, untuk rute jalanan menuju ke kalimati ini bisa dibilang cukup menyenangkan lantaran jalur jalu dilalui perlahan-lahan turun. Untuk Anda nan butuh tambahan air, Anda bisa melangkah 30 menitan untuk mengambil air di Sumber Mani.

Cek juga yuk: 7 Jalur Pendakian Favorit Gunung Sindoro

3. Kalimati

Kalimati via VisitlumajangKalimati via Visitlumajang

Sebelum memulai perjalanan pastikan Anda membawa air nan banyak dari waduk Ranu Kumbolo namalain di Sumber Mani untuk bekal di perjalanan. Dari Ranu Kumbolo Anda bakal mendaki lagi melewati Tanjakan Cinta, Oro-Oro Ombo, Cemoro Kandang, Kawasan Hutan Cemara, Jambangan, dan kemudian tiba di pos selanjutnya di Kalimati. Anda bisa mendirikan tenda dan beristirahat sebelum melanjutkan pendakian besok hari.

4. Arcopodo

Arcopodo via PinterestArcopodo via Pinterest

Perjalanan dilanjutkan dari Kalimati menuju Arcopodo melewati jalur nan cukup terjal. Ketika sampai di Arcopodo kemungkinan para pendaki bakal merasa kelelahan.

Anda sebaiknya mendirikan tenda dan bermalam di pos pendakian Arcopodo. Pada ketinggian 2.903 mdpl, Anda bakal merasa kelelahan nan luar biasa dan tekanan udara nan luar biasa. Lebih baik untuk mengisi ulang stamina nan ada dari pada memaksakan dan berakibat fatal.

5. Puncak Mahameru

Puncak Gunung Semeru namalain Mahameru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur via RepublikaPuncak Gunung Semeru namalain Mahameru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur via Republika

Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju ke Puncak Mahameru di hari selanjutnya. Perjalanan menuju ke puncak menyantap waktu 4 hingga 6 jam melewati jalur pendakian nan berpasir dan curam.

Anda kudu ekstra hati-hati agar tidak terperosot jauh ke bawah. Di jalur menuju puncak inilah mental dan stamina prima Anda betul-betul diperlukan. Agar bisa mendapatkan momen mentari terbit di Puncak Mahameru, Anda bisa memulai pendakian pukul 01.00 namalain 02.00 awal hari.

Setelah sampai di puncak Anda bakal disambut dengan pemandangan nan menakjubkan. Apalagi jika Anda bisa mendapatkan pemandangan mentari terbit di momen nan pas.

Dari Puncak Mahameru Anda bisa memandang pemandangan deretan gunung nan menakjubkan adalah Gunung Bromo, Gunung Raung, Kawah Joggring Saloka, Gunung Arjuno, Gunung Lawu, dan Gunung Werlirang. Sebelum jam 9 pagi pendaki sudah kudu turun meninggalkan puncak untuk menghindari semburan Wedhus Gembel nan beracun.

Baca juga: 16 Makanan unik Lumajang

Estimasi Waktu Pendakian Gunung Semeru

Berikut ini perkiraan waktu pendakian ke puncak Mahameru Gunung Semeru nan dibutuhkan rata-rata pendaki, mungkin pada setiap orang bakal berbeda-beda:

Jalur Pendakian Waktu Tempuh
Ranu Pane ke Pos 1 1 jam
Pos 1 ke Pos 2 30 menit – 45 menit
Pos 2 ke Pos 3 1 jam – 1,5 jam
Pos 3 ke Pos 4 45 menit
Pos 4 ke Ranu Kumbolo 30 menit
Ranu Kumbolo ke Cemoro Kandang 1 jam
Cemoro Kandang ke Jambangan 2 jam
Jambangan ke Kalimati 1 jam
Kalimati ke Arcophodo 2 jam
Arcophodo ke Puncak Mahameru 4 jam – 6 jam

Jalur pendakian menuju puncak Gunung Semeru memang sangat berat dan melelahkan. Namun, begitu Anda sampai di puncak tertinggi Pulau Jawa tersebut, perjuangan Anda tidak bakal sia-sia. Dari Puncak Semeru ini, Anda bisa memandang cantiknya proses matahari terbit. Sunrise di Mahameru mungkin adalah salah satu sunrise terbaik nan ada di seluruh dunia.

Tips Pendakian Gunung Semeru

Berikut ini beberapa tips mendaki gunung semeru nan bisa Anda jadikan referensi sebelum mendaki:

  • Tips nan pertama adalah jangan lupa untuk membawa fotokopi KTP, surat keterangan sehat, dan sudah melakukan registrasi.
  • Jangan lupa juga untuk membawa bekal nan mengandung karbohidrat tinggi, jangan hanya membawa mie instan!
  • Bawa juga obat-obatan pribadi dan mendasar.
  • Bawa air minum nan cukup sampai turun lagi ya.

*              *              *              *              *

Nah, itulah ulasan singkat tentang pendakian Gunung Semeru nan bisa kalian jadikan sasaran liburan selanjutnya. Persiapan nan matang sangat dibutuhkan sebelum terjun ke arena pendakian.

Rajin olahraga dan mendalami wawasan tentang tata langkah mendaki sangat disarankan sebulan sebelum keberangkatan. Ingat ! meski kelak kalian ada di alam bebas, minta untuk terus menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Jadilah pendaki nan bermartabat.

Kunjungi juga: 34 Tempat Wisata di Lumajang Jawa Timur

Selengkapnya
lifepoint upsports tuckd sweetchange sagalada dewaya canadian-pharmacy24-7 hdbet88 mechantmangeur mysticmidway travelersabroad bluepill angel-com027